Kisah yg konstan

     Berawal dari 'teman biasa', lalu mulai menceritakan semua masalah yg ada, diikuti dialog yg penuh drama. Katanya sih "saling memotivasi saja", eh gombalan kok sudah mulai terasa?
     Kau tersadar, bahwa semua ini tak boleh diteruskan. Berusaha melupakan, mengisi pikiran dengan kesibukan, berpura-pura sudah mengikhlaskan.
     Memutus semua celah untuk berkomunikasi, seolah dia adalah orang yang paling kau hindari, dan akhirnya dia memilih untuk benar-benar pergi. Kau sendiri, menyesali semua ini.
     Menyesal, kau menyesal. Merasa seharusnya bukan ini sikapmu kepadanya. Stalking, eh di blokir. Dan kau terus mencari media sosial yang dulu pernah ditempatinya. 
     Untukmu yang menyesali semua ini:
         "Sudahlah, dia bukan yang terbaik untukmu....
        AllAh tau yg terbaik atas takdirmu....
        Tentangnya, tak perlu kau cari tau....
        AllAh tau yang terbaik untukmu....."

Komentar